Penjaminan Mutu

Sistem pengelolaan pendidikan tinggi di Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah menggunakan sistem dan pendekatan FEE (Facilitating, Empowering, and Enabling), yakni pedoman Mutu Pendidikan Tinggi dengan menugaskan Pusat Pengendali Mutu Pendidikan (PPMP) dalam menerapkan sistem pengendalian mutu di semua unit pelaksana kegiatan akademik. Karena itu, pengawasan dan evaluasi terhadap kualitas proses belajar dan mengajar dilaksanakan secara periodik oleh Fakultas serta Unit Penjamian Mutu Program Studi  (UPMP):  evaluasi pendidikan dan akademik dilaksanakan oleh Fakultas dan Program Studi. Sedang evaluasi kinerja dosen dilakukan melalui evaluasi DP3, dan evaluasi kinerja dilakukan oleh Universitas.

Kualitas mutu akademik dan pelayanan akademik di tingkat Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah selalu ditingkatkan secara periodik dan berkesinambungan dengan usaha yang terencana dan selalu mengadakan komunikasi internal dan ekternal dengan mengadakan pelatihan SDM yang ada dan menagemen mutu yang terkontrol. Kualitas mutu Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah selalu ditingkatkan dengan cara mengadakan audit internal dengan Fakultas, dan ditindaklanjuti oleh Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Evaluasi Proses Belajar dan Mengajar diadakan pada awal, tengah dan pasca semester. Up grading silabi diadakan setiap 2 tahun sekali secara intensif, melalui pengayaan dan penataan struktur kurikulum.

Demi melengkapi kompetensi mahasiswa secara integratif dan penerjunan mahasiswa dengan praktikum dan magang di tempat yang relevan dengan Program Studi, dan pengayaan antar sektoral dan keuniversitasan dengan mitra dan user yang berkompeten.

Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah juga menyelenggarakan pendataan lulusan pada Universitas mitra tersebut, dan di dalam masyarakat di atas, untuk mengetahui apakah lulusan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah benar-benar siap pakai dan laku jual (marketable) untuk mengisi pos-pos yang tersedia. Pendataan ini juga diperlukan untuk melakukan evaluasi apakah proses pembelajaran selama sudah sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat muslim atau belum. Hasil pendataan akan dijadikan dasar bagi perbaikan sistem pembelajaran berikutnya.

Pelaksanaan penjaminan mutu di tingkat internal Program Studi  dilakukan melalui:

  1. Penyempurnaan kurikulum yang telah dilakukan 1 kali selama 2 tahun terakhir melalu review kurikulum yang diikuti oleh dosen. Penyempurnaan meliputi penghapusan dan penambahan mata kuliah, pengadaan mata kuliah pilihan, perubahan sks, perubahan struktur kurikulum, dan substansi mata kuliah.  Penyempurnaan dan penyusunan buku silabi juga dilakukan pada tahun 2016 yang dilakukan bersama Fakultas dengan melibatkan dosen-dosen mata kuliah terkait. Buku SAP juga telah disusun pada tahun 2016
  2. Mahasiswa dan dosen juga dapat melakukan monitoring dan memberikan masukan yang berharga bagi peningkatan mutu Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Feedback dari mahasiswa dan dosen disampaikan baik melalui rapat-rapat formal maupun pembicaraan di luar forum rapat. Forum rapat bersama mahasiswa dan dosen dilakukan di tingkat Program Studi  sendiri maupun bersama Program Studi /PS lain dengan dipimpin Fakultas. Disamping itu, Program Studi  bersama Fakultas juga menyebarkan angket setiap akhir semester kepada mahasiswa untuk mengetahui tanggapan, kritik dan kepuasan mereka terhadap proses belajar mengajar di Program Studi .
  3. Rekruitmen dosen dilakukan melalui tahapan seleksi administrasi, tes tulis, tes psikologis, wawancara dan tes praktek mengajar (micro teaching). Persyaratan menjadi dosen harus memiliki IPK minimal 3.00.
  4. Penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan empat jalur, yaitu: jalur Prestasi, dan jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB).

Dalam melaksanakan fungsi mutu akademik, Program Studi  melaksanakan hal-hal berikut:

  1. Mewajibkan dosen pengampu tiap-tiap mata kuliah menyerahkan SAP pada setiap awal perkuliahan.
  2. Melakukan analisis kesesuaian antara silabus dan SAP
  3. Melakukan survey proses pembelajaran melalui kuesioner umpan balik mahasiswa pada tiap akhir semester.
  4. Melakukan program peningkatan kemampuan dosen melalui pelatihan, seminar dan workshop

Pada tingkat Program Studi, Ketua Program Studi  bertanggung jawab atas tersusunnya: Spesifikasi Program Studi (SP), Manual Prosedur (MP) dan Instruksi Kerja (IK) yang sesuai dengan standar Akademik, Manual Mutu dan Manual Prosedur Tingkat Fakultas. Selain itu juga bertanggung jawab atas terlaksananya :

  1. Proses pembelajaran yang bermutu sesuai dengan SP, MP, dan IK
  2. Evaluasi pelaksanaan proses pembelajaran ;
  3. Evaluasi hasil proses pembelajaran ;
  4. Tindakan perbaikan proses pembelajaran ;
  5. Penyempurnaan SP, MP, dan IK secara berkelanjutan.